Kembali ke Potensi & Ekonomi Lokal

Perikanan Air Tawar

Pengembangan budidaya perikanan darat terpadu Desa Maradesa Timur yang memanfaatkan sumber air lokal untuk konsumsi warga dan pemasaran komersial.

Komoditas

Daftar Komoditas Perikanan

Ikan Lele
Ikan Lele
Budidaya ikan lele menjadi salah satu andalan warga Desa Maradesa Timur karena tergolong cepat panen dan relatif mudah dalam perawatannya. Pemanfaatan kolam terpal maupun kolam tanah sederhana memungkinkan warga membudidayakan lele dengan modal yang tidak terlalu besar, namun dengan permintaan pasar lokal yang terus tinggi setiap saat.
3–4 bulan per siklus panen
Potensi Pasar Permintaan pasar lokal terhadap ikan lele tergolong tinggi dan stabil, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk memenuhi kebutuhan warung dan rumah makan di sekitar desa, sehingga membuka peluang usaha budidaya yang berkelanjutan.
Ikan Nila
Ikan Nila
Ikan nila merupakan salah satu komoditas budidaya ikan konsumsi yang dikembangkan warga Desa Maradesa Timur memanfaatkan sumber air lokal. Ikan ini dikenal memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan serta nilai jual yang stabil, menjadikannya pilihan yang menjanjikan bagi warga yang ingin memulai usaha budidaya perikanan air tawar.
4–6 bulan per siklus panen
Potensi Pasar Nilai jual ikan nila yang stabil menjadikannya komoditas konsumsi harian yang diminati pasar lokal, dengan peluang pengembangan lebih lanjut melalui peningkatan skala produksi dan pemasaran ke wilayah sekitar desa.
Ikan Karper/Karpel (Mas)
Ikan Karper/Karpel (Mas)
Ikan karper atau ikan mas menjadi komoditas perikanan favorit warga Desa Maradesa Timur, tidak hanya untuk konsumsi harian tetapi juga sering digunakan dalam berbagai acara adat dan kemasyarakatan. Hal ini menjadikan ikan karper memiliki nilai sosial dan ekonomi tersendiri di tengah kehidupan masyarakat desa.
5–6 bulan per siklus panen
Potensi Pasar Selain untuk konsumsi harian, ikan karper banyak dicari menjelang acara adat maupun kegiatan kemasyarakatan, sehingga permintaannya cenderung meningkat pada momen-momen tertentu dan berpotensi memberikan nilai jual tambahan bagi pembudidaya.